Campusnesia.co.id - Olahraga angkat besi memiliki banyak istilah khusus yang mungkin terdengar asing bagi pemula. Istilah tersebut digunakan untuk menjelaskan teknik mengangkat barbell, posisi tubuh, perlengkapan, aturan pertandingan, hingga hasil angkatan.
Memahami istilah angkat besi penting bagi siapa saja yang ingin mulai berlatih, mengikuti pertandingan, atau sekadar memahami olahraga ini dengan lebih baik.
Dalam olahraga weightlifting, terdapat dua gerakan utama yang dipertandingkan, yaitu snatch serta clean and jerk. Di luar kedua gerakan tersebut, terdapat berbagai istilah teknik dan latihan yang sering digunakan oleh atlet dan pelatih.
Berikut daftar istilah angkat besi dari A sampai Z yang perlu diketahui.
A – Accessory Work: Latihan tambahan.
B – Barbell: Batang besi untuk mengangkat beban.
C – Clean: Mengangkat barbell dari lantai ke bahu.
C – Clean & Jerk: Mengangkat barbell dari lantai ke bahu, lalu ke atas kepala.
D – Deadlift: Mengangkat barbell dari lantai sampai berdiri.
E – Elbow Turnover: Memutar siku saat melakukan clean.
F – Front Rack: Posisi barbell di depan bahu.
G – Grip: Cara memegang barbell.
H – Hang Clean: Clean yang dimulai dari posisi menggantung.
H – Hook Grip: Cara memegang barbell dengan ibu jari terkunci.
I – IWF: Organisasi internasional olahraga angkat besi.
J – Jerk: Mendorong barbell dari bahu ke atas kepala.
K – Kilogram: Satuan berat yang digunakan dalam angkat besi.
L – Lockout: Posisi tangan lurus saat mengangkat barbell ke atas.
M – Muscle Clean: Clean tanpa melakukan squat.
N – No Lift: Angkatan yang gagal atau tidak sah.
O – Overhead Squat: Squat dengan barbell di atas kepala.
P – Platform: Tempat atlet melakukan angkatan.
P – Power Clean: Clean dengan posisi squat yang lebih tinggi.
R – Referee: Juri yang menilai angkatan.
S – Snatch: Mengangkat barbell dari lantai langsung ke atas kepala.
S – Squat: Gerakan jongkok dengan beban.
S – Split Jerk: Jerk dengan satu kaki di depan dan satu kaki di belakang.
T – Total: Jumlah hasil snatch dan clean & jerk.
T – Triple Extension: Meluruskan kaki dan pinggul saat mengangkat.
W – Weight Class: Kategori atlet berdasarkan berat badan.
W – Weightlifting Shoes: Sepatu khusus untuk olahraga angkat besi.
Jika baru mulai mengenal olahraga angkat besi, tidak perlu langsung menghafal seluruh istilah A-Z. Beberapa istilah berikut merupakan dasar yang paling penting:
1. Snatch – mengangkat barbell dari lantai langsung ke atas kepala.
2. Clean – membawa barbell dari lantai ke bahu.
3. Jerk – mendorong barbell dari bahu ke atas kepala.
4. Clean & Jerk – kombinasi clean dan jerk.
5. Barbell – batang besi yang digunakan untuk mengangkat beban.
6. Hook Grip – teknik menggenggam barbell dengan ibu jari dikunci jari.
7. Front Rack – posisi barbell di bagian depan bahu.
8. Lockout – posisi akhir dengan lengan lurus dan barbell stabil di atas kepala.
9. No Lift – angkatan yang dinyatakan tidak sah.
10. Total – gabungan hasil terbaik snatch dan clean snd jerk.
11. Weight Class – kategori berat badan atlet.
12. Triple Extension – ekstensi pergelangan kaki, lutut, dan pinggul dalam fase tarikan.
Perbedaan Angkat Besi dan Powerlifting
Istilah angkat besi terkadang disamakan dengan powerlifting, padahal keduanya merupakan cabang olahraga yang berbeda.
Dalam weightlifting, dua gerakan utama yang dipertandingkan adalah:
- Snatch
- Clean & Jerk
Sementara itu, powerlifting mempertandingkan:
- Squat
- Bench Press
- Deadlift
Karena memiliki gerakan dan aturan yang berbeda, istilah yang digunakan dalam kedua olahraga tersebut juga tidak sepenuhnya sama.
Memahami daftar istilah angkat besi dapat membantu pemula mengenali teknik, perlengkapan, serta aturan dasar dalam olahraga weightlifting. Istilah seperti snatch, clean, jerk, barbell, hook grip, front rack, lockout, no lift, dan total merupakan beberapa istilah yang paling sering digunakan.
Bagi pemula, memahami fungsi dan teknik setiap gerakan jauh lebih penting daripada sekadar menghafalkan istilah. Setelah menguasai istilah dasar, pemahaman tentang teknik angkat besi akan menjadi lebih mudah.

