Memuat konten...

Rekomendasi 4 Warung Sate Ayam Terdekat Di Kecamatan Trangkil Pati

0
Rekomendasi 4 Warung Sate Ayam Terdekat Di Kecamatan Trangkil Pati



Campusnesia.co.id - Ngomongin makanan yang dibakar, sate ayam yang merupakan makanan khas dari madura ini bisa jadi alternatif buat sobat yang enggak terlalu suka dengan sate kambing.

Dari sisi harga sate ayam juga lebih terjangkau dan bisa jadi pilihan lauk yang tidak membosankan.

Mengutip Wikipedia, Sate ayam adalah makanan khas Indonesia. Sate ayam dibuat dari daging ayam. Pada umumnya sate ayam dimasak dengan cara dipanggang menggunakan arang dan disajikan dengan pilihan bumbu kacang atau bumbu kecap. Sate ini biasanya disajikan bersama dengan lontong atau nasi. Sate ayam adalah makanan khas Madura, Jawa Timur.

Lewat postingan kali ini, berikut kami hadirkan Rekomendasi Warung Sate Ayam Di Kecamatan Trangkil Pati berdasarkan pengalaman penulis.


1. Sate Ayam Mojoagung
Letaknya di sebelah utama Alfamart Mojoagung di sisi jalan sebelah Timur, sebagai patoan dekat dengan kampus Universitas Safin. Warung ini biasanya buka pada sore hingga malam hari.


Dari sisi harga luamayan terjangkau, satu porsi Rp17.000 berisi 10 tusuk tanpa nasi. Kalau beli Rp20.000 dapat 13 pcs.


2. Sate Ayam Majasem
Lokasinya sebelah mie ayam Majasem atau di utara pertigaan Majasem. Dahulu saya biasa beli Rp25.000, kalau tidak salah sekarang Rp17.000 dapat 10 tusuk sate ayam tanpa nasi.



3. Sate Ayam PG Trangkil
Warungnya sebelah Selatan dari Pabrik PG Trangkil, dari Klinik dr. Joko masih ke selatan letaknya di sebelah timur jalan raya.


Satu porsi berisi 10 tusuk sate ayam tanpa nasi seharga Rp17.000, kalau sobat beli Rp20.000 dapat 12 tusuk dan kalau makan di tempat seporsi Rp22.000 dapat nasi, sate ayam 10 tusuk dan es teh.


4. Sate Ayam Perempatan Gereja Dukuh Kethekputih
Lokasinya gampang ditemukan karena di perempatan, cari saja Geraja Dukuh Kethekputih Desa Tegalharjo nanti bakal ketemu. Satu porsi sate ayam tanpa nasi Rp20.000. 



Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Rekomendasi Warung Sate Ayam Di Kecamatan Trangkil Pati, akan kami update secara berkala. Semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Nandar


====
Baca juga:

9 Poster Iklan Produk dari Tahun 1987, Rinso, Polytron, Djarum Super, Paramex, Blue Band Dll

0

Campusnesia.co.id - Lewat postingan kali ini kami akan berbagi gambar poster iklan yang terbit tahun 1987 dari produk makanan, obat, elektronik hingga rokok.

Iklan ini kami temukan dalam majalah Intisari terbutan Bulan Agustus tahun 1987, bahkan saya sendiri belum lahir kala itu.

Sebagai informasi Majalah Intisari adalah majalah bulanan umum tertua dan salah satu media cetak paling legendaris di Indonesia yang diterbitkan oleh Kelompok Kompas Gramedia (KG Media).

Didirikan pertama kali pada 12 Januari 1963 oleh P.K. Ojong dan Jakob Oetama (yang juga merupakan pendiri harian Kompas), majalah ini terinspirasi dari format majalah internasional terkenal Reader's Digest.

Iklan-iklan jaman dulu sangat menarik karena punya ciri khas visual dan gaya desain yang unik, selain itu kita juga tahu prevensi tren busana yang lagi hits pada tahun tersebut. Nuansa nostalgia mengingatkan masa kecil kita.

Agar tidak kaget, dahulu iklan rokok masih memperbolehkan menampilkan produk rokok dalam bentuk asli.

Oke langsung saja, ini dia 9 poster iklan dari tahun 1987.

 













Resensi Novel Wiro Sableng: Topeng Buat Wiro Sableng dan Pangeran Matahari dari Puncak Merapi Karya Bastian Tito

0



Campusnesia.co.id - Sebagai generasi 90an yang setiap hari Minggu siang tumbuh bersama sinetron Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, saya senang sekali ketika bulan lalu saat book thrifting menemukan novel legendaris yang diangkat menjadi sinetron tersebut.

Novel Wiro Sableng merupakan karya dari Bastian Tito, pertama kali diterbitkan pada tahun 1967.  Buku pertamanya berjudul "Empat Berewok dari Goa Sanggreng", yang menjadi awal dari perjalanan panjang petualangan Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sebelum akhirnya keseluruhan serial ini mencakup hingga 185 judul buku lebih.

Nah diantara 185 judul tersebut saya punya dua, satu berjudul "Pangeran Matahari dari Puncak Merapi" dan "Topeng Buat Wiro Sableng". Lewat postingan kali ini saya akan coba ceritakan kembali dengan singkat tentang kedua judul tersebut, namun tentu saja bakal spoiler, buat sobat yang gak kena bocoran ceritanya bisa langsung skip saja.


Resensi Novel Wiro Sableng Pengeran Matahari dari Puncak Merapi
Cerita berlatar saat terjadi erupsi gunung Merapi yang ditandai dengan suara gemuruh dan disusul dengan lahar serta abu vulkanik yang menelan banyak korban jiwa di lereng Gunung Merapi.

Rupanya disaat yang sama sedang ada rombongan keraton dan meninggalkan seorang putra mahkota yang selamat dari erupsi. Pangeran muda ini ditolong oleh kakek sakti yang kemudian menjadi gurunya.

Selama puluhan tahun sang guru mengajari anak tersebut ilmu bela diri hingga dianggap siap untuk turun gunung saat peristiwa gerhana matahari total, dari sini nama julukan pendekar muda itu berasal yaitu Pangeran Matahari dengan pakaian berciri khas terdapat gambar siluet gunung dan matahari di dadanya.

Sayangnya, guru dan murid ini punya sifat congkak dan bengis, sang murid disuruh membalas dendam dan menghabisi orang-orang yang menentang dan menelantarkannya waktu kecil.

Perjalanan menuntut balas ini nanti yang akan menyajikan adegan-adegan pertarungan yang berhasil dituturkan dengan apik serta epik oleh Bastian Tito.

Wiro muncul di pertengahan cerita, sebagaimana sifatnya yang walau agak nyeleneh namun suka menolong ia bakal terlibat baku hantam dengan Pangeran Matahari, ceritanya mengandung cliffhanger yang akan jadi jembatan ke cerita lain yang melanjutkan kisah Pangeran Matahari dan ulahnya.

Sebagai info tambahan, dalam film live action Wiro Sableng tahun 2018 yang diperankan oleh Vino G Gastian which is anak dari penulis novelnya Bastian Tito, sosok Pangeran Matahari muncul di post credit scene yang diperankan oleh Abimana, sayangnya sampai artikel ini ditulis belum ada kabar kelanjutan film tersebut.


Resensi Novel Topeng Buat Wiro Sableng
Buku kedua yang berhasil saya dapatkan dan baca berjudul Novel Buat Wiro Sableng, Wikipedia mencatat judul ini masuk dalam 10 judul serial Pendekar 212 yang terlaris dengan rata-rata terjual di atas 800.000 eksemplar bersama judul lain yautu Badai Di Parang Tritis, Wasiat Iblis, Geger Di Pangandaran, Kiamat Di Pangandaran, Gerhana Di Gajah Mungkur, Kembali Ke Tanah Jawa, Senandung Kematian, Kematian Kedua dan episode terakhir Jabang Bayi Dalam Guci.

Daya tarik judul satu ini adalah jalan ceritanya penuh plot twist, sejak awal sudah menyajikan adegan pertarungan antara pendekar yang datang dari penjuru dunia persilatan yang hendak mengikuti sayembara yang diadakan oleh seorang pendekar wanita muda. 

Barang siapa yang bisa mengalahkannya dalam 10 jurus, maka ia bersedia dipersunting oleh pendekar tersebut. Dari pendekar golongan putih dan hitam berdatangan namun tak satupun yang berhasil, hingga datanglah sosok dengan rambut gondrong, mengenakan pakaian serba putih dan rada konyol, ia memperkenalkan diri sebagai Wiro Sableng.

Kebahagiaan pengantin baru ini tak berlangsung lama, terdengar rumor bahwa sang suami melakukan tindakan kejahatan dari perampokan hingga pembunuhan yang membuatnya diburu oleh para pendekar dari berbagai golongan.

Tentu sebagai pembaca yang tahu bahwa Wiro Sableng adalah sosok protagonis bakal menaruh curiga dengan jalan ceritanya. Benar saja lewat gaya bahasa yang menarik Bastian Tiro berhasil menggiring keyakinan pembaca bahwa Wiro Sableng bisa saja berbuat jahat.

Plot twistnya, ternayata pada satu kesempatan sosok Wiro yang lain yang sedang dihajar oleh para pendekar yang menuntut balas menyatakan sebaliknya, ia mengelak, menyatakan tidak pernah melakukan perbuatan yang dituduhkan semua orang.

Iya betul, ternyata ada orang dengan wajah dan tingkah yang mirip dengan Wiro Sableng, sialnya sosok Wiro palsu ini punya kemampuan meniru jurus siapapun yang ia lihat yang membuat keadaan makin rumit.

Jika sobat baru-baru ini nonton drakor berjudul Mousetrap, ceritanya mirip tujuannya mencoreng nama baik Wiro Sableng.

Menariknya, kelebihan Wiro palsu yang bisa meniru jurus lawannya bakal jadi plot twist kelemahannya, bagaimana ceritanya? sobat bisa baca sendiri kelanjutannya.


Oke sobat Campusnesia, demikian tadi resensi dan review Novel Wiro Sableng berjudul Topeng Buat Wiro Sableng dan Pangeran Matahari dari Puncak Merapi karya Bastian Tito, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Achmad Munandar


====

Mahasiswa UGM Kembangkan Levocros untuk Eksplorasi Penghantaran Obat Tuberkulosis

0


Campusnesia.co.id - Yogyakarta - Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian. Selain pengembangan terapi, cara obat dihantarkan ke dalam tubuh juga menjadi salah satu aspek yang terus dieksplorasi dalam penelitian.

Berangkat dari persoalan tersebut, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Levocros, penelitian yang mengeksplorasi sistem penghantaran levofloksasin melalui rute inhalasi. Penelitian ini dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan serta Fakultas Farmasi UGM melalui Program Kreativitas Mahasiswa–Riset Eksakta (PKM-RE).

Levocros menggunakan Nanostructured Lipid Carrier (NLC) sebagai sistem pembawa berbasis lipid. Sistem tersebut kemudian dikombinasikan dengan hyaluronic acid (HA) untuk membentuk HA-NLC-LFX, yang dikembangkan sebagai sistem penghantaran levofloksasin melalui inhalasi.

Pemilihan rute inhalasi menjadi salah satu bagian yang menarik dari penelitian ini. Melalui pendekatan tersebut, penelitian tidak hanya melihat obat dari sisi zat aktif, tetapi juga mengeksplorasi bagaimana obat dapat dibawa melalui sistem yang dirancang untuk pemberian melalui saluran pernapasan.


Mengembangkan Formulasi di Laboratorium
Untuk menghasilkan sistem yang diharapkan, Levocros dikembangkan melalui metode hot emulsification-ultrasonication. Proses ini melibatkan pemanasan, pencampuran, homogenisasi, dan ultrasonikasi dalam pembuatan formulasi.

Setelah formulasi terbentuk, dilakukan berbagai pengujian untuk mengetahui karakteristiknya. Beberapa parameter yang diamati meliputi kemampuan membawa obat, ukuran dan keseragaman partikel, kestabilan, serta karakteristik formulasi lainnya.


Pengujian kemudian dilanjutkan untuk melihat pelepasan obat, performa nebulisasi atau aerosol, serta interaksi dan pengambilan sistem oleh sel secara in vitro.
Serangkaian pengujian tersebut menjadi bagian penting karena formulasi yang berhasil dibuat masih perlu dipahami karakteristik dan perilakunya sebelum dapat dikembangkan lebih lanjut.


Kolaborasi Mahasiswa Kedokteran dan Farmasi
Pengembangan Levocros menjadi salah satu contoh kolaborasi lintas bidang di lingkungan UGM. Mahasiswa dari bidang kedokteran dan farmasi bekerja dengan perspektif yang berbeda dalam mengembangkan penelitian yang sama.

Aspek permasalahan kesehatan dipertemukan dengan ilmu formulasi dan teknologi penghantaran obat. Kolaborasi tersebut memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk melihat bahwa pengembangan inovasi kesehatan dapat membutuhkan kontribusi dari berbagai disiplin ilmu.

Alphatar Magnus Jonathan Tambunan, anggota Tim Levocros, menjelaskan bahwa proses penelitian menjadi bagian penting dalam memahami karakteristik sistem yang dikembangkan.

“Melalui Levocros, setiap tahapan penelitian memberikan kesempatan untuk memahami karakteristik sistem penghantaran yang dikembangkan. Hasil dari setiap pengujian kemudian menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penelitian berikutnya.”


Masih dalam Tahap Penelitian
Saat ini, Levocros masih berada dalam tahap penelitian dan pengujian. Oleh karena itu, penelitian ini belum dapat digunakan untuk menyatakan bahwa Levocros telah terbukti efektif sebagai terapi tuberkulosis ataupun siap digunakan secara klinis.

Berbagai hasil pengujian masih perlu dianalisis untuk memahami karakteristik formulasi yang dikembangkan. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan pengembangan penelitian selanjutnya.


Melalui Levocros, mahasiswa UGM mencoba mengeksplorasi bahwa inovasi dalam bidang kesehatan tidak selalu harus dimulai dengan menemukan obat baru. Pengembangan juga dapat dilakukan dengan mencari pendekatan berbeda dalam sistem penghantaran obat yang telah tersedia.

Penelitian ini masih berjalan, tetapi proses formulasi dan pengujian yang dilakukan menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengembangkan kemungkinan baru dalam teknologi penghantaran obat tuberkulosis.


Kenal lebih dekat dengan tim Levocros
Levocros merupakan penelitian PKM-RE 2026 yang dikembangkan oleh Alphatar Magnus Jonathan Tambunan, Emeliana Putri Ayu Ningsih, Desrika Dwi Handayani, Fatharani Hasya Tsabita, dan Ernestus Revan Yogantara Arjuna, dengan supervisi Dr.rer.nat. Ronny Martien, M.Si. dari Fakultas Farmasi UGM.


Editor:
Achmad Munandar

Daftar 5 Sosial Media yang Bisa Menghasilkan Uang

0



Campusnesia.co.id - Sosial media bagi masyarakat kita sudah seperti rumah kedua. Setiap hari aktifitas scroll dan posting apapun di sosial media seakan jadi kebutuhan utama. Data menunjukkan jumlah pengguna smartphonedi seluruh dunia diperkirakan telah mencapai sekitar 7,2 miliar unit dan 187,7 juta pengguna berada di Indonesia yang kemudian menempatkan Indonesia di posisi ke-4 terbesar di dunia.

Data juga menunjukkan jumlah pengguna media sosial di seluruh dunia saat ini telah mencapai sekitar 5,4 hingga 5,66 miliar orang. Angka ini mencakup sekitar 66% hingga 69% dari total populasi global. Pengguna aktif menghabiskan waktu sekitar 2 jam 23 menit hingga 2 jam 24 menit per hari di media sosial.

Sosial media Facebook diurutan pertama dengan 3,07 – 3,22 miliar pengguna, berikutnya ada YouTube dengan 2,70 – 2,85 miliar pengguna, disusul Instagram dengan 2,2 – 2,35 miliar pengguna,  TikTok 1,6 – 1,9 miliar pengguna dan terakhir WhatsApp dengan 2,8 miliar pengguna. Twitter atau sekarang bernama X masih memiliki 450–561 juta pengguna, angka yang masih cukup besar.

Setiap orang punya tujuannya masing-masing dalam menggunakan sosial media, kebanyakan hanya mencari informasi atau hiburan semata. Namun ada juga yang serius menggunakannya sebagai sarana personal branding, media, jualan hingga akun resmi instansi.

Mungkin belum banyak yang tahu, di samping semua manfaat di atas sosial media juga menghasilkan uang. Baik sebagai sambilan atau mata pencarian utama, orang-orang menyebutnya sebagai Konten Kreataor. Mari kita bahas satu-satu.


1. Facebook
Kini sobat bisa menjadi konten kreator di Facebook dan menghasilkan uang dalam program Facebook Pro. Setiap story, postingan foto, video reel dan siaran langsung yang memenuhi syarat bisa menghasilkan dolar dari Meta, induk perusahaan Facebbok. Ketika memenuhi minimum pembayaran, uang tersebut akan ditransfer lewat rekening atau PayPal. 

Hal menarik dari Facebook Pro ini justru pelakunya adalah ibu dan bapak rumah tangga, banyak sekali keragaman konten yang bisa disaksikan namun sisi buruknya juga banyak sekali miss informasi, oleh karena itu harus bijak dalam menerima informasinya.


2. Youtube
Sobat bisa menghasilkan uang dari membuat video di platform youtube sebagai youtuber. Akun dengan syarat jumlah subcriber tertentu bisa memonetise akun youtubenya dengan Google Adsense dan akan menerima pembayaran. 

Lewat youtube pengguna bisa mengupload video berdurasi panjang dan pendek yang sekartang disebut sebagai short. Kuncinya adalah konsistensi.


3. TikTok
Pelopor platform sosial media dengan video pendek, awalnya didominasi dengan video joget-joget namun kini kontenya makin beragam.

Sobat bisa menghasilkan uang dari TikTok dengan skema affiliate atau mempromosikan produk dan mendapat komisi saat produk tersebut terjual atau menjadi influencer dan menerima endorsment.


4. Instagram
Di sosial media Instagram hal sama bisa kita lakukan dengan menerima endorsment atau bisa juga dengan skema baru yaitu subscribetion membuka langganan untuk para followers yang ingin mendapatkan konten ekslusif dari pemilik akun.

Instagram merupakan pelopor platform sosial media dengan konten utama berupa foto.


5. X (Twitter)
Satu lagi platform yang kini membuka peluang penghasilan yaitu X, dahulu sosial media ini bernama Twitter oleh Elon Musk nama tersebut kemudian diganti setelah ia membelinya.

Skema penghasilan dari X mirip dengan facebook dan yuoutube yaitu dari jumlah tayangan dan interaksi, namun untuk eligible mendapatkan peluang penghasilan sobat harus langganan centang biru dahulu.


Baik demikian sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Daftar Sosial Media yang Bisa Menghasilkan Uang, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar

Review dan Penjelasan Ending Drakor Mousetrap, Je Moon-Jae Asli Yang Mana?

0
Review dan Penjelasan Ending Drakor Mousetrap



Campusnesia.co.id - Akhir Agustus 2026 tak dinyana Neflix merilis sebuah drama korea dengan jalan cerita yang unik berjudul Mousetrap. Kalau sobat suka dengan tipikal drakor seperti Mouse dan Art of Sarah saya yakin bakal suka juga dengan drakor yang dibintangi oleh Ryu Jun-Yeol ini.

Ceritanya memang membingungkan, dengan jumlah 10 episode bisa dibilang cukup lamban alurnya membuat paruh pertama episode membawa asumsi penonton ke arah yang salah. Baru di beberapa episode terakhir semua terungkap kebenaran yang semestinya.

Drakor Mousetrap ini ditulis oleh Lee Jae-Gon orang yang sama menulis naskah drakor A Model Family sebagai informasi Mousetrap diangkat dari webcomic berjudul "Deuljwee" karya Ludovico yang dipublikasikan melalui Kakao.

Duduk di bangku sutradara ada Kim Hong-Sun, orang yang sama yang mengarahkan drakor Money Heist: Korea - Joint Economic Area dan Voice.




Sinopsis drama korea Mousetrap
Je Moon-Jae (Ryu Jun-Yeol) adalah seorang penulis novel yang menjalani kehidupan menyendiri. Suatu hari, ia tidak dapat membuka kunci ponselnya menggunakan sidik jari, dan satu-satunya teman yang selama ini mengurus segala kebutuhannya tiba-tiba menghilang. Je Moon-Jae tidak dapat membuktikan identitasnya sendiri dan menyadari bahwa seseorang yang dikenal sebagai "Rat" telah merenggut segalanya darinya, termasuk nama, identitas, dan harta bendanya. 

Demi mendapatkan kembali identitasnya, Je Moon-Jae mulai melacak sosok misterius bernama Rat tersebut. Ia kemudian mendatangi kantor seorang rentenir bernama Noja (Sul Kyung-Gu), sosok pria yang tenang namun berbahaya. Noja menjalankan sebuah agensi detektif swasta dan bekerja melacak informasi sesuai permintaan kliennya. 

Noja sendiri telah mencari Je Moon-Jae selama tiga tahun setelah pria itu meminjam uang darinya lalu menghilang. Noja pun turut serta dalam perburuan Rat demi mendapatkan kembali uangnya dari Je Moon-Jae.


Daftar pemeran drama korea Mousetrap

Pemeran Utama
- Ryu Jun-Yeol sebagai Je Moon-Jae / The Rat (Peran Ganda)
- Sul Kyung-Gu sebagai Noja
- Lee Kyoo-Hyung sebagai Park Sun-Yong

1. Dongbu Police Station
- Jung Hee-Tae sebagai Kim Han-Su
- Lee Kwan-Hoon sebagai Dong-Cheol
- Shin Soo-Ho sebagai Han Chang-U
- Lee Chan-Yong sebagai Min-Ho

2. Grup Park Seung-Gyu
- Kim Sung-Oh sebagai Park Seung-Gyu
- Shin Chang-Joo sebagai Byeong-Jun
- Kang Bin sebagai Byeong-Ho
- Hyun Bong-Sik sebagai Kang Myeong-Su
- Park Jong-Hwan sebagai Hunter
- Kim Jung-Sub sebagai Hunter (ep. 5)

3. Grup Je Moon-Jae
- Mu Jin-Sung sebagai Je Geun-U
- Lee El sebagai Son Soo-Hyun
- Shin Mun-Sung sebagai Han Ji-Hye
- Kim Jung-Young sebagai Han Hui-Su
- Kim Yun-Tae sebagai Han Yeong-Hui
- Lim Young-Joon sebagai Petugas Keamanan Apartemen

4. Grup Seo Yu-Min 
- Park Yoon-Ho sebagai Seo Yu-Min
- Song Sui sebagai So Min-Yeong

5. Grup The Rat
- Ryu Jun-Yeol sebagai The Rat
- Lee Chae-Yoo sebagai Son Da-Eun
- Han Ki-Jang sebagai Jeon Kyeong-Tae (ep. 1, 3)
- Shin Hee-Chul sebagai Alumni / Min-Seok (ep. 1)
- Yoon Tak sebagai Guru Matematika (ep. 1)

6. Grup Noja
- Hong Ki-Joon sebagai Min-Gi
- Lee Sang-Un sebagai Jae-Cheol
- Oh Kyung-Min sebagai Tenaga Penjual Mobil (ep. 4)
- Kim In-Soo sebagai Biksu (ep. 6)
- Ko Dong-Eop sebagai Dokter (ep. 6-7)

7. Grup Park Sun-Yong
- Yoo In sebagai Istri Park Sun-Yong (ep. 2, 10)
- Kim Han-Gyeol sebagai Park Sun-Yong (kecil)
- Ko Yoon-Bin sebagai Manajer Valuta Asing (ep. 3-4)
- Kim Sung-Yong sebagai Hakim Mediasi (ep. 10)

8. Polisi
- Moon Do-Yoon sebagai Detektif
- Park Joon-Sung sebagai Detektif
- Park Si-Yun sebagai Detektif
- Lee Kun-Goo sebagai Detektif
- Jeong Yu-Hyun sebagai Petugas Kepolisian (ep. 1)
- Lee Jae-Nam sebagai Detektif (ep. 4)

9. Tokoh Lainnya
- Han Sang-Chul sebagai Sopir Taksi (ep. 1)
- Kim Hee-Su sebagai Guru TK (ep. 3)
- Jung Hye-Kyung sebagai Pemilik Restoran (ep. 5)
- Han Sa-Myung sebagai Jeong-Bae (ep. 5)
- Lee Ju-Hyoung sebagai Nelayan (ep. 5)
- Lee Hyun sebagai Pemilik Vila Liburan (ep. 6)
- Jeon Hee-Ryeon sebagai Saksi Tembakan (ep. 6)
- Park Jeong-Min sebagai Pemilik Truk (ep. 7)
- Kim So-Woon sebagai Istri Kim Han-Su (ep. 7)
- Kim Hong-Bu sebagai Petani (ep. 7-8)
- Kim Hye-Jung sebagai Nenek Desa (ep. 7)
- Jung Ma-Rin sebagai Nenek Desa (ep. 7)
- Kim Woo-Hyun sebagai Staf Sekolah (ep. 8)
- Lee Dong-Chan sebagai Apoteker (ep. 10)

10. Pemeran Tambahan
- Kim Sun-Ik sebagai Reporter (ep. 1)
- Kim Dan-Yul sebagai Pegawai Negeri (ep. 1)
- Song Hoon sebagai Pegawai Negeri (ep. 1)
- Kim Se-Yoon sebagai Detektif (ep. 3)
- Woo Ji-Hoon sebagai Detektif (ep. 3)
- Kim Do-Hee sebagai Polisi Wanita (ep. 4)
- Ryu Da Mu Hyeon sebagai Judi / Penjudi (ep. 4)
- Park Jae-Seong sebagai Detektif (ep. 7)


Review drama korea Mousetrap
Ide cerita yang ditawarkan menurut saya sangat menarik, tentang bagaimna sindikat pencurian identitas beroperasi dan jujur hal ini bisa saja terjadi di dunia nyata. Bayangkan betapa mengerikannya tiba-tiba suatu hari sobat tidak bisa login ke akun mobile banking, nama dan semua identitas kependudukan kita sudah tidak ada karena didaku oleh orang lain. Bukan hal yang mustahil hal seperti ini benar-benar terjadi, belum lagi tentang isu orang-orang yang ditemukan meninggal tanpa diketahui identitasnya.


Penjelasan ending drama korea Mousetrap
Buat sobat yang masih bingun dengan apa yang terjadi, sebenarnya wajar karena sedari awal kita disajikan alur dan cerita yang pelan serta menyakinkan. Intinya dalam drakor Mousetrap ini baik Je Moon-Jae asli maupun palsu tidak sepenuhnya orang baik dan seratus persen jahat, keduanya punya dosa masing-masing sehingga berakhir dengan semua kejadian yang ada di sepanjang drakor.

Agar tidak bingung, Je Moon-Jae asli adalah yang tinggal di apartment dan tidak pernah keluar serta mengidap kepanikan. Ia adalah orang yang sama dengan yang selalu ikut Noja. Benar bahwa identitasnya dicuri tapi jujur menurut saya ia pantas mendapatkannya.

Je Moon-Jae palsu adalah Seo Yu-Min, ada alasan mengapa Seo Yu-Min nekat hingga ingin menjadi Je Moon-Jae dan melakukan semua aksinya, seperti yang ia katakan ia ingin merebut kembali apa yang tekah direnggut oleh Je Moon-Jae asli.

Seo Yu-Min adalah mahasiswa yang tergabung lebih dulu di klub sastra lintas kampus bersama sang pacar So Min-Yeong. Seo Yu-Min juga sang pemilik tulisan asli novel Interview.

Ketiganya menjadi sahabat hingga liburan bersama, adegan dimana Je Moon-Jae asli cemburu karena So Min-Yeong telah pacaran dengan Seo Yu-Min dan terjadi perkelahian.

Kesalahan Je Moon-Jae asli adalah, pertama ia mengaku sebagai mahasiswa agar bisa brgabung dengan klub sastra.

Kedua, Je Moon-Jae asli cemburu dengan kesuksesan Seo -Yu-Min yang bisa menulis cerita novel bagus dan punya pacara So Min-Yeong, karena hal ini ia menyebarkan rumor tentang keduanya membuat So Min-Yeong depresi dan akhirnya bunuh diri.

Ketiga, ia menipu Noja yang awalnya mau berinvestasi pada penerbitan novelnya serta menghilang atau lebih tepatnya mengurung diri selama tiga tahun.

Sampai di sini kita bisa menyimpulkan bahwa yang terdzolimi adalah Seo Yu-Min (Je Moon-Jae palsu) namun langkahnya menuntut keadilan tidak bisa dibenarkan. Karena:

Pertama, ia mencuri uang Park Seung-Gyu dan memalsukan kematiannya sendiri kemudian oprasi plastik agar wajahnya jadi Je Moon-Jae.

Kedua, ia membunuh seorang wanita tanpa identitas, membuat tato agar dikira wanita trsbeut So Min-Yeong untuk mengungkap bahwa kematian pacarnya bukan murni bunuh diri tapi depresi akibat ciber bullying di internet yang dilakukan Je Moon-Jae asli.

Ketiga, ia mencuri identitas Jee Moon Jae dan melakukan berbagai kejahatan dengan tujuan melimpahkan kesalahannya pada Je Moon-Jae asli sehingga kelak bakal ditangkap oleh polisi.

Nah ngomong-ngomong tentang keterlibatan polisi Park Sun-Yong yang diperankan oleh Lee Kyoo-Hyung menambah rumit semua cerita ini. Ia bukan hanya sosok polisi random yang tugasnya menangkap The Rat tapi ada kaitannya dengan Je Moon-Jae.

Polisi Park Sun-Yong adalah anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan, saat kecil ia diadopsi oleh sebuah keluarga dan diberi nama Je Moon-Jae. Setelah keluarga ini punya anak sendiri, ia dikembalikan ke panti asuhan dan namanya dicabut diberikan ke anak kandung mereka sendiri yang tidak lain adalah Je Moon-Jae.

Secara tidak langsung Pak Sun-Yong adalah kakak tiri Je Moon-Jae dan pemilik nama Je Moon-Jae awal atau senior atau apalah bahasanya.

Untuk yang bertanya siapa yang mati di akhir cerita? jawabannya adalah Je Moon-Jae palsu alias Seo Yu-Min. Mungkin sebagian penonton mengira bahwa balas dendamnya gagal dan Je Moon-Jae asli menang, namun dalam paruh terakhir episode 10 kita diperlihatkan balas dendam yang elegan.

Seo Yu-Min mengatakan bahwa Je Moon-Jae tidak akan sanggup menghadapi apa yang selanjutnya bakal terjadi. Benar saja ia kembali mengalami depresi karena harus melanjutkan cerita novel lanjutannya, tentu saja ia kesulitas karena selama ini novel yang diterbitkannya adalah hasil mencuri ide dari Seo Yu-Min.

Je Moon-Jae juga harus kembali berhadapan dengan Park Seung-Gyu yang menuntut balas atas hilangnya uang miliknya.


Demikian tadi sobat campusnesia postingan kita kali ini tentang Review dan Penjelasan Ending Drakor Mousetrap, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar


=====
Baca juga:




Hitung Mundur Avengers Doomsday, Jadwal Tayang, Deretan Pemeran, dan Prediksi Alur Cerita Multiverse

0



Campusnesia.co.id - Avengers: Doomsday menjadi salah satu film paling diantisipasi dalam sejarah Marvel Cinematic Universe (MCU). Setelah penantian panjang, Marvel Studios memastikan bahwa film kolosal lintas semesta ini dijadwalkan tayang di bioskop secara global pada Desember 2026.

Bagi para penggemar film superhero, proyek ini menjanjikan tontonan yang jauh lebih megah dibanding film-film sebelumnya. Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai jadwal tayang, kejutan jajaran pemain, hingga bocoran alur cerita yang wajib kamu ketahui sebelum menontonnya di bioskop.


Jadwal Tayang Avengers: Doomsday di Bioskop
Berdasarkan pengumuman resmi dari Disney dan Marvel Studios, Avengers: Doomsday dipastikan rilis di bioskop pada 18 Desember 2026. Jaringan bioskop utama di Indonesia seperti Cinema XXI, CGV, dan Cinepolis dipastikan akan menayangkan film ini secara serentak, mengikuti antusiasme tinggi penonton tanah air terhadap kelanjutan saga Marvel.


Hitung Mundur Avengers: Doomsday
18 Desember 2026
00 Hari
:
00 Jam
:
00 Menit
:
00 Detik


Kejutan Jajaran Pemeran: Siapa Saja yang Kembali?
Film ini menghadirkan salah satu jajaran pemain terbesar dan paling mengejutkan dalam sejarah perfilman modern, yang menggabungkan berbagai karakter lintas dimensi:


1. Robert Downey Jr. sebagai Doctor Doom
Kejutan terbesar yang menggemparkan dunia maya adalah kembalinya RDJ ke MCU. Kali ini, ia tidak lagi berperan sebagai Tony Stark atau Iron Man, melainkan bertransformasi menjadi villain atau musuh utama yang ikonik, yaitu Victor von Doom alias Doctor Doom.


2. Poros Utama MCU (Earth-616)
Menghadirkan kembali pahlawan andalan seperti Chris Hemsworth (Thor), Anthony Mackie (Captain America / Sam Wilson), Paul Rudd (Ant-Man), Letitia Wright (Shuri), Simu Liu (Shang-Chi), hingga Tom Hiddleston (Loki). Chris Evans juga dilaporkan kembali dengan peran baru di luar identitas Captain America lamanya.


3. The Fantastic Four (Earth-828)
Kehadiran keluarga pertama Marvel yang diperankan oleh Pedro Pascal (Reed Richards), Vanessa Kirby (Sue Storm), Joseph Quinn (Johnny Storm), dan Ebon Moss-Bachrach (Ben Grimm).


4. Mutan Legendaris X-Men (Fox Universe)
Nostalgia masa lalu dibangkitkan lewat kembalinya karakter-karakter ikonis dari film-film X-Men era lama, termasuk Ian McKellen (Magneto), Patrick Stewart (Professor X), James Marsden (Cyclops), Rebecca Romijn (Mystique), hingga Channing Tatum (Gambit).


Prediksi 3 Alur Cerita dan Ancaman Multiverse
Dari sisi cerita, Avengers: Doomsday mengangkat premis yang jauh lebih gelap dan berisiko tinggi dibanding fase-fase sebelumnya:

1. Krisis Incursion
Alur utama berfokus pada fenomena tabrakan antar-realitas (incursion) yang menyebabkan kehancuran semesta secara beruntun.

2. Konflik Antar-Faksi
Para pahlawan dari semesta utama dipaksa bersinggungan bahkan berkonflik dengan faksi mutan dari semesta lain yang berusaha mempertahankan eksistensi dunia mereka.

3. Dominasi Victor von Doom
Di tengah kekacauan kehancuran dimensi, Doctor Doom muncul sebagai penguasa mutlak yang memanfaatkan kombinasi sains tingkat tinggi dan sihir gelap, memaksa para Avengers dari berbagai realitas untuk menempuh pertaruhan paling putus asa.


Avengers: Doomsday adalah film crossover MCU yang paling dinanti tahun ini setelah Avengers: Infinity Wars dan Avengers: End Game. Karena judulmnya doomsday jadi jangan heran jika bakal fokus pada karakter Victor Vandoom dan kekalahan tim Avenger, tapi tenang di Avengers: Secret Wars semua tindakan Doom bakal mendapat balasan yang setimpal.

Kita masih belum tahu siapa saja karakter yang bakal mati di film Avengers Doomsday namun hal tersebut bakal terjadi mengingat pentingnya plot sebagaimana di film Avengers: Infinity Wars.

Kematian beberapa katakter di film ini juga penting karena bakal berpengaruh ke jalan cerita MCU selanjutnya. X-men yang kini sudah kembali ke tangan Marvel bakal dibuatkan film dengan generasi baru pemeran versi MCU.

Bagain mana dari semua hype tentang film Avengers Doomsday ini yang sobat tunggu? tulis di kolom komentar ya.


Penulis
Nandar



Daftar Drakor Oktober 2026 dan Dorama Jepang yang Seru-seru

0



Campusnesia.co.id - Walau kita baru saja berganti bulan dan akan menikmati drakor September 2026, tidak ada salahnya mencari informasi tentang drakor yang bakal tayang di bulan Oktober 2026.

Bulan ke 10 di tahun 2026 yang kalau di dunia film biasanya tema-tema horo dan thriller banyak disajikan terutama di Hollywood karena berkaitan dengan Halloween.

Nampaknya bulan Oktober ini lebih banyak dorama Jepangnya dibanding drakornya. Apa saja? ini dia daftarnya:


1. Ani Imouto (TV Asahi)
Nao Haruki (Nana Eikura) bekerja sebagai dokter penyakit dalam di sebuah rumah sakit di kota pelabuhan daerah. Ia berhasil mewujudkan impiannya menjadi dokter tiga tahun lalu, namun perjalanannya sempat tertunda akibat masalah yang ditimbulkan oleh kakak laki-lakinya. Kini, kenyataan dari pekerjaan impiannya itu justru membuatnya kelelahan secara fisik dan emosional akibat beban kerja yang berat.

Suatu hari, ia ditugaskan untuk merawat seorang gadis muda bernama Eri yang menderita penyakit serius. Eri memiliki kakak laki-laki bernama Shuji Sonoda (Eiji Akaso) yang bekerja keras di galangan kapal demi membiayai pengobatan adiknya. 

Tersentuh oleh pengabdian Shuji Sonoda terhadap Eri, Nao Haruki berupaya keras mencari berbagai pilihan pengobatan demi menyelamatkan nyawa gadis itu. Di tengah upaya tersebut, hubungan Nao Haruki dan Shuji Sonoda berkembang ke arah romantis, namun sebuah insiden mengakhiri kisah cinta mereka. Tiga tahun kemudian, mereka secara tak terduga bertemu kembali di Tokyo, tepatnya di rumah sakit tempat Nao Haruki bekerja.


2. Iroha no Koi wa Toki o Kakeru (TBS)
Iroha no Koi wa Toki o Kakeru" mengambil alih slot waktu Selasa pukul 22:00 TBS yang sebelumnya ditempati oleh "Kimi no Suki wa Muteki. Bakal mempertemukan Mone Kamishiraishi yang berperean sebagai Iroha Nashiki dan Koji Mukai sebagai Ikuru Ichinose.



3. Lost 10 (TBS)
Ogoma (Ryusei Yokohama) adalah seorang detektif yang tinggal di sebuah desa di Hokkaido. Suatu hari, sebuah kecelakaan terjadi dalam sebuah kegiatan pendakian gunung di Hokkaido.

Detektif Ogoma mulai menyelidiki kebenaran di balik kecelakaan tersebut. Seiring ia mendalami kasus ini, situasi menjadi rumit akibat adanya keterangan yang saling bertentangan, pengkhianatan, serta intervensi dari pihak-pihak yang memiliki kekuasaan. Meski demikian, Detektif Ogoma perlahan semakin mendekati kebenaran.


4. Merry Berry Love (Disney+)
Sebuah kisah cinta terjalin di Pulau Charo, Jepang, antara Lee Yoo-Bin (Ji Chang-Wook) asal Korea Selatan dan Karin Shirahama (Mio Imada) asal Jepang. Lee Yoo-Bin mengalami kegagalan besar sebagai perencana tata ruang di Korea Selatan, sementara Karin Shirahama adalah seorang petani buah beri yang menderita penyakit misterius.


5. Political Lupin (Fuji TV)
Di negara Nipponia, pencuri ulung Yayoi Kisaragi (Satomi Ishihara) dikenal sebagai sosok "Lupin" wanita terhebat sepanjang sejarah. Berbekal intuisi tajam, perencanaan kreatif, dan kemampuan komunikasi yang brilian, ia mengincar para politisi beserta dana politik ilegal mereka. Demi mencapai tujuannya, ia menyusup ke dunia politik dan harus terlibat dalam adu kecerdikan melawan seorang politisi elite yang mengendalikan kas partai penguasa.


6. 100 Days of Deception (tvN)
Berlatar tahun 1930-an saat Korea berada di bawah kekuasaan Jepang, Lee Ga-Gyeong (Kim You-Jung) adalah seorang pencopet berbakat di ibu kota Gyeongseong. Tujuan hidupnya adalah pindah ke Amerika Serikat, dan ia berjuang keras menabung uang demi mewujudkan impian tersebut.

Suatu hari, ia menerima tawaran yang sangat menggiurkan dari seorang penembak jitu bernama Yoo So-Ran (Kim Hyun-Joo), anggota organisasi anti-Jepang bernama Gugukdan. Kelompok ini juga beranggotakan sosok seperti Yoo Philip (Lee Mu-Saeng), seorang koresponden di Gyeongseong yang bekerja untuk kantor berita Amerika Serikat. Gugukdan sedang merencanakan upaya pembunuhan terhadap Shinichi Sato (Jin Sun-Kyu), Direktur Jenderal Pemerintah-Jenderal Chosen.

Lee Ga-Gyeong kemudian menjadi mata-mata bagi kelompok pemberontak tersebut dan menyusup ke dalam Pemerintah-Jenderal Chosen sebagai calon penerjemah selama 100 hari. Di sana, ia bertemu dengan Kim Tae-Woong (Jin Young). Kim Tae-Woong adalah putra angkat Shinichi Sato sekaligus penerjemah elite yang baru saja ditunjuk untuk bekerja di Pemerintah-Jenderal Chosen. Ia fasih berbahasa Inggris, Jepang, dan Korea.


7. Emergency Room 24 Hours 6 (Fuji TV)
Sebuah sistem baru yang mereformasi praktik kerja dokter telah diberlakukan sejak April 2024. Meskipun sistem ini menetapkan aturan mengenai kerja lembur bagi dokter, kenyataan di lapangan tetap berat akibat kekurangan staf yang disebabkan oleh keterbatasan dana. 


Di tengah situasi tersebut, muncul perbedaan nilai antara generasi Kazuo Shindo (Yosuke Eguchi) dan Kaede Kojima (Nanako Matsushima) dengan para dokter muda yang lebih mengutamakan efisiensi waktu dan rasionalitas. Di tengah benturan antargenerasi ini, Kazuo Shindo dan Kaede Kojima meninjau kembali nilai-nilai yang mereka pegang, sekaligus menyampaikan kepada para dokter muda tersebut mengenai hal-hal yang penting bagi seorang dokter gawat darurat.


8. Minamida Minami Bengoshi wa Tensaihada (Fuji TV)
"Minamida Minami Bengoshi wa Tensaihada" menggantikan slot tayang hari Senin pukul 22.00 di Fuji TV yang sebelumnya diisi oleh "GTO: Great Teacher Onizuka."
Serial drama ini merupakan remake dari serial televisi Korea "Extraordinary Attorney Woo" yang tayang di ENA pada tahun 2022.




Demikian tadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Daftar Drakor Oktober 2026 dan Dorama Jepang yang Seru-seru, akan kami update secara berkala. Semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Nandar